in

9 Tahun Rumah Sakit Unhas: Tulus Melayani

PerspektifMakassar.id – Tulus Melayani, rangkaian dua kata yang maknanya tidak sesederhana arti harfiahnya. Ada kesungguhan dan kebersihan hati, kejujuran, yang disertai hati yang ikhlas yang terbersit dari proses mengurus keperluan orang lain.

Tentu kalimat di atas bisa ditebak, tidak jauh dari sebuah jargon usaha atau terkait sebuah produk?

Bagi Unhas, itu tidak sekadar sebuah branding tapi artikulasi dari usaha dan upaya panjang melahirkan unit penunjang akademik bernama Rumah Sakit Unhas (RS Unhas).

Langkah kecil bermula ketika Fakultas Kedokteran mulai hadir di Unhas 63 tahun silam. Fasilitas RS dibutuhkan sebagai pendukung utama menghasilkan dokter profesional.

Milestone membahagiakan itu muncul di tahun 1995. Masa dimana, Pemerintah Pusat melalui Departemen Kesehatan membangun RS Wahidin Sudirohusodo (RSWS) yang terletak di tanah kampus Tamalanrea (disertai seuntai catatan: Unhas menghibahkan sebagian tanahnya).

Kondisi itu tak dirasa cukup. Regulasi yang mengharuskan, ditambah keinginan untuk memiliki dan mengelola sendiri sebuah RS sebagai “base camp” utama pendidikan dokter, serta niat tulus menghadirkan tanggungjawab sosial Unhas kepada masyarakat maka RS Unhas menjadi mimpi yang harus jadi kenyataan.

Mengambil lokasi berdampingan dengan RSWS tentu bukan sebuah kebetulan. Tapi efisiensi penggunaan sarana, pemanfaatan SDM serta integrasi sebagai AHC (academic health center) menjadi pertimbangan utama.

Dengan usaha yang intens, RS Unhas disetujui oleh Dikti sebagai RS Perguruan Tinggi yang ke-4 untuk dibangun setelah UI, UGM dan Undip.

Pada tanggal 15 September 2008, Rektor saat itu Prof. dr. Idrus Paturusi memulai pembangunan gedung berlantai enam di sebelah kiri jalan masuk pintu II Unhas.

Berselang 17 bulan kemudian, penantian panjang itu akhirnya terwujud juga. Menteri Pendidikan Nasional, Prof. Moh. Nuh terbang khusus ke Makassar untuk meresmikan RS Unhas. Tanggal 15 Februari 2010 itulah yang menandai kelahiran Rumah Sakit Universitas Hasanuddin.

Dinakhodai oleh Prof. dr. Syamsu untuk pertama kali, RS Unhas kini tampil dengan layanan terbaik. Memperoleh Akreditasi Paripurna bintang 5 dari Komite Akreditasi RS. Ditetapkan sebagai RS Pendidikan dan menjadi pionir dari 25 RS PT Indonesia.

Salah satu dari lima RS PT menjadi piloting dalam pengembangan Academic Health System (AHS). Punya inovasi dan produk unggulan khusus setidaknya untuk Telemedicine dan integrasi produk pangan dalam pelayanan kesehatan. Yang terkini, sedang dilakukan adalah implementasi Hibah Luar Negeri 431 M dari loan KfW (Kreditanstalt Wiederaufbau) Germany untuk optimalisasi pelayanan.

Selamat Dies Natalis ke-9 Rumah Sakit Unhas.

Tetap menjadi pelopor terpercaya dalam memadukan pendidikan, penelitian dan pemeliharaan kesehatan yang bertaraf internasional adalah visi bersama nan utama. Salah satu garda terdepan Unhas mewujudkan Humaniversity. Semoga selalu “tulus melayani”.

Penulis: Suharman Hamzah

Editor: K. Azis

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Siswan Tiro: Kasus Gizi Buruk Tak Hanya di Takalar

Psikologi Manusia dan Mereka yang Gemar Berpersepsi