in ,

Utusan 11 Negara Dalami Kebudayaan Makassar di Balla Barakka’ Galesong

Tetamu di Balla Barakka' (dok: Amri Pasalle)

GALESONG, PERSPEKTIFMAKASSAR.ID – Kampung Adat dan Budaya Galesong, Balla Barakka’ di Kecamatan Galesong, Kabupaten Takalar semakin menunjukkan daya magnitnya sebagai salah satu daya pusat kebudayaan Entitas Makassar di Sulawesi Selatan.

Disebut demikian sebab dalam hanya beberapa bulan sejak pendiriannya, wahana pusat pengetahuan, tradisi, karya budaya dan ‘museum’ kebudayaan Galesong itu kian diminati tamu dari berbagai belahan dunia.

Setelah dikunjungi Suku Marege Aborogin Australia beberapa waktu lalu, kali ini tamu luar negeri dari sekurangnya 11 negara. Mereka merupakan peserta Field Trip Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI).

Mereka datang dari 11 negara seperti Azerbaijan, Afrika, Kepulauan Fiji, Rumania, Maroko, Filipina, Malaysia, Russia, Spanyol dan dan Solomon Island, termasuk Indonesia sebagai tuan rumah.

Disaji aneka atraksi (dok: Irfan Sirajuddin)

Para tamu diterima ketua atau pengelola Balla Barakka’ Galesong, Prof. Dr. Aminuddin Salle, S.H, M.H.  Mereka diberi penjelasan tentang hakikat adat, dimensi sosial dan budaya etnis Makassar yang berpusat di Galesong.

Selain itu diperkenalkan pula tentang produk-produk kesenian, kerajinan tangan dan atraksi kesenian.  Para peserta tertarik pada kerajinan tangan berupa gelang, kipas bambu serta aneka hasil kerajinan rotan. Prof Aminuddin yang bergelar Karaeng Patoto juga memberi mereka satu persatu onde-onde, umba-umba atau picuru.

Kunjungan tersebut menurut Karaeng Patoto sebagai penghargaan atas rumah kebudayaan Balla Barakka.

“Alhamdulillah Kampung Adat dan Budaya Galesong Takalar hari ini telah dikunjungi duta-duta budaya dari 12 negara,” sebut Karaeng Patoto.

Menyatu di depan Balla Barakka’ (dok: Irfan Sirajuddin)

Menurutnya, alasan ke Balla Barakka karena di lokasi tersebut para tamu dapat menyaksikan bentuk-bentuk bangunan tradisional Suku Makassar, seperti Balla Saukang, aneka ukiran lontara pesan-pesan leluhur, tanaman ritual adat dan ceramah kearifan leluhur Kerajaan Galesong.

“Mereka larut menari bersama anak binaan kami, bahkan peserta dari Afrika duet dengan saya menyanyikan Anging Mammiri. Kami merasa sangat terhormat, karena Lokasi kampung adat dan budaya Balla Barakkaka dipilih sebagai lokasi field trip peserta BSBI,” kata Karaeng Patoto.

Pada kunjungan tersebut hadir pula Ketua Deskranasda dan Tim Penggerak PKK Takalar, DR Irma Andriani. Selain Irma nampak pula keluarga Kerajaan Galesong, aktivis kebudayaan setempat serta organisasi masyarakat sipil dan unsur Pemerintah Desa. (*)

Penulis: K. Azis

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Hak Angket DPRD Sulsel, yang Skeptis dan Optimis

Menteri Susi dan Media Sosial untuk Kemanusiaan