in

Diundang JK, Anggota Pansus dari Partai Golkar Tak Nampak

Pertemuan dengan JK di Haji Bau (dok: istimewa)

PERSPEKTIFMAKASSAR.ID – Ibarat tontonan telenovela, drama Hak Angket sepertinya akan terus menyita perhatian publik Sulsel bahkan nasional. Akan banyak kejutan, bakal lama dan selalu bikin penasaran.

Kesan itu muncul setelah anggota Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket DPRD Sulsel bertemu Wakil Presiden (Wapres) RI, Jusuf Kalla, di jalan Haji Bau, Makassar, Minggu (11/8/2019).

Disebut akan terus menyita perhatian sebab tak satupun anggota hak angket dari Partai Golkar yang hadir sementara Gubernur Sulsel M Nurdin Abdullah, Wagub Sulsel Andi Sudirman, Ketua DPRD Sulsel, wakil ketua DPRD Ni’matullah Erbe ada bersama JK.

Anggota Pansus diminta merapat ke Jalan Haji Bau atas undangan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel, bernomor 005/428/DPRD/2019 tetapi dipantik oleh permintaan awal JK.

Pertemuan ini menjadi pertemuan lanjutan setelah sebelumnya Pansus Hak Angket DPRD berkonsultasi dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di Istana Wapres, Jakarta.

Menurut praktisi hukum, Isdar Yusuf, pertemuan itu bisa ditafsirkan bahwa Pak JK tak mau gaduh.

“Pak JK punya kepentingan besar di Sulsel. Intinya ini, beliau tidak mau gaduh berkepanjangan,” katanya.

Terkait semangat pertemuan itu, saat dihubungi PerspektifMakassar.id, Prof Aminuddin Ilmar, akademisi Unhas yang aktif memantau proses Hak Angket di DPRD Sulsel ini mengatakan pertemuan itu terjadi karena Pak JK ingin mempertemukan Panitia Angket dengan Gub NA.

“Namun kalau saya melihat nampaknya sebagian besar Panitia angket tidak datang. Dan, sepertinya Pak JK hanya memberi fasilitasi pertemuan. Tidak lebih dari itu. Kenapa Gubernur  NA tidak langsung saja sama Panitia Angket, kenapa mesti melalui pak JK?” tanya Prof Ilmar.

“Anggota Pansus yang hadir di atas 50%. Meski anggota Pansus dari Partai Golkar tak hadir tapi ada Nurdin Halid,” jawab Ni’matullah Erbe, wakil ketua DPRD Sulsel yang juga ketua DPD Demokrat Sulsel saat ditanya berapa anggota hak angket yang hadir.

Tetapi apapun itu, pertemuan tersebut memang menyisakan teka-teki, anggota Pansus dari Partai Golkar tak satupun yang datang.

Sungguhkah mereka sudah tahu arah pertemuan untuk segera ‘mendinginkan mesin’ dan mereka tak bakal setuju? (*)

Penulis: K. Azis

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Desa Sorowako Juara Lomba Desa se-Sulsel, Apa Kriterianya?

Mari Saksikan Prosesi ‘Ammuntuli Korontigi’ di Balla Barakka’ Galesong Esok