in ,

Departemen Ilmu Komunikasi Fisip Unhas Sambut Maba 2019

Mahasiswa baru Komunkasi Unhas (dok: istimewa)

PERSPEKTIFMAKASSAR.ID – Kepala Departemen Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin (Unhas), Dr. M. Iqbal Sultan, di sela-sela kegiatan penyambutan Mahasiswa Baru (Maba) Ilmu Komunikasi Fisipol Unhas, mengungkapkan bahwa yang berbeda dengan penyambutan Maba tahun ini, karena mereka telah diterima dalam 2 akreditasi BAN PT, dan AUN-QA.

“Asean University Network Quality Asurance adalah sertifikat internasional yang diterima Departemen Ilmu Komunikasi Unhas, kedua di Fisip dan ke 17 di Unhas. Dengan nilai AUN tertinggi,” kata Iqbal.

Menurutnya, saat ini, ketersediaan laboratorium Departemen Ilmu Komunikasi Fisip Unhas, jauh lebih lengkap.

“Ada tambahan laboratorium digital multi media, dan sarana prasaran yang lebih lengkap bertaraf internasional,” ujarnya.

“Peminat untuk Ilmu-Ilmu Sosial, Ilmu Komunikasi menduduki peringkat ke empat di Unhas, dengan 84 diterima dari 1200 lebih peminat,” ujar Dr. Iqbal.

Ketua penerimaan Maba Komunikasi, Dr. AF Sonni ikut memberi penegasan bahwa di era digital dengan proses loncatan teknologi yang sangat cepat, maka mahasiswa diharuskan mengupdate dari sisi teori juga aplikasi teknologi yang berkembang.

Dia juga menjelaskan bahwa kegiatan yang dilakukan seperti biasa, yakni mengenal kampus, dosen, fasilitas, program perkuliahan.

Sementara itu, panitia dari Korps Mahasiswa Ilmu Komunikasi (Kosmik) yang diwakili oleh Cakra Ajie Wirabuana, angkatan 2014 yang mendampingi mahasiswa menyatakan bahwa apa yang dilakukan selama proses penerimaan Maba ini meliputi pengenalan laboratorium Ilmu Komunikasi, pengenalan kelembagaan mahasiswa

Adapaun alumni Ilmu Komunikasi Fisip Unhas, yang hadir memberikan wawasan dunia kerja yang diundang panitia, di antaranya Wakil Rektor (WR) IV UIT Zulkarnain Hamson.

Zulkarnain menguraikan perihal dunia kerja alumni Komunikasi yang sangat dibutuhkan disiplin oleh aneka bidang pekerjaan serta ilmu lainnya.

“Era digital yang ditandai dengan penggunaan teknologi informasi yang kian maju, alumni komunikasi dituntut memiliki kecerdasan spiritual,” ujar Zulkarnain.

Dia juga menambahkan bahwa peran manusia akan menjadi kunci keberhasilan teknologi di era Big Data, yang diprediksi berpotensi memusnahkan bukan hanya banyak bidang profesi, melainkan juga manusia. (*)

Editor: K. Azis

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Mari Saksikan Prosesi ‘Ammuntuli Korontigi’ di Balla Barakka’ Galesong Esok

Pengumuman KBMK, Unhas Loloskan Tiga Tim