in ,

Mari Semarakkan Haul 15 Tahun Jenderal M. Jusuf

Haul 15 Tahun Jenderal M. Jusuf

PERSPEKTIFMAKASSAR.ID – Haul dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia didefinisikan sebagai ‘peringatan hari wafat seseorang yang diadakan setahun sekali’.

Memperingati haul ulama atau kiai yang memiliki jasa besar di masyarakat terhadap pengembangan Islam merupakan hal lumrah yang dilakukan umat muslim di Indonesia.

Memperingati haul tersebut dilakukan dengan cara mengadakan doa bersama dan ceramah agama dengan mengundang penceramah yang mumpuni.

Apakah memperingati haul seperti ini dibolehkan dalam Islam? Haul orang saleh atau ulama merupakan hal yang dianjurkan dalam Islam. Tujuannya jelas, untuk mengingat dan meneladani perjuangan mereka. Selain itu, tidak ada larangan juga mengkhususkan hari tertentu untuk memperingati haul tersebut. 

Nah, tanggal 7 dan 8 September 2019 akan menjadi peringatan atau haul 15 Tahun wafatnya, Jenderal M. Jusuf di Masjid Al Markaz Al Islami, Makassar.

Warga Makassarmungkin masih ingat bagaimana setelah almarhum disalatkan di Al Markaz, lalu tiba-tiba hujan pada ketika itu lagi musim kemarau.

Jenderal Jusuf, mantan Menhankam/Pangab RI, wafat pada 8 September 2004 dan dimakamkan di Tempat Pemakamam Umum (TPU) Islam Panaikang Makassar, pada 9 September 2004. Dia dikenal sebagai sosok dengan perhatian besar pada kepentingan umat muslim di Sulsel atau Indonesia secara umum.

Haul ini merupakan ide pengurus Masjid Al-Markaz akan mulai dilaksanakan pada 7 September 2019 dan diisi dengan beberapa kegiatan.

Salah satu rangkaian acara adalah dzikir akbar yang akan dipimpin langsung oleh Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta, yakni KH Nasaruddin Umar.

K.H Nasaruddin Umar adalah putra daerah Sulsel sekaligus Imam Besar Masjid Istiqlal dan dikenal sebagai tokoh agama yang dihormati di Indonesia.

Zikir akbar akan dilaksanakan ba’da Ashar, pada Sabtu (7/9/2019) sekitar pukul 15.30 Wita. Selain itu, KH Nasaruddin Umar tidak hanya memimpin zikir akbar bersama tetapi juga akan melakukan tahlilan dan tausiah usai pelaksanaan salat Magrib. 

Ada beberapa rangkaian acara lainnya seperti seminar, diskusi publik, lomba azan, lomba mewarnai dan melukis wajah Jenderal M Jusuf hingga ziarah ke makam Jenderal M. Jusuf.

Patut dicatat bahwa Jenderal M. Jusuf adalah pemrakarsa pembangunan Masjid Al-Markaz Al-Islami pada 1994. Masjid ini mulai dibangun 8 Mei 1994 dan selesai tanggal 12 Januari 1996.

Yuk, mari ramaikan! (*)

Penulis: K. Azis

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Rangkaian Dies Natalis ke-63, Unhas Gelar Pameran Edukasi

Sucer dan Inspirasi Membangun Kota