in ,

Reuni Smansa ‘89 Makassar Digelar di Bali, 122 Peserta Sudah Mendaftar

Solidaritas alumni angkatan 89 Smansa Makassar sudah terbukti dan teruji sejak lama, mereka adalah salah satu angkatan di Smansa yang disebut sebagai ‘perintis’ reuni dan kerja-kerja sosial.

Partisipasi Smansa 89 Makassar di Tenas Jakarta tahun 2013 (dok: istimewa)

PERSPEKTFIMAKASSAR.ID – Kerja keras panitia persiapan Reuni 30 Tahun alumni Smansa angkatan 89 (tamat di tahun 1989) Makassar dalam sebulan terakhir mulai berbuah manis. Dikesankan demikian jika membaca bahwa hingga tanggal 9 September 2019 atau 7 minggu menuju perhelatan reuni, telah tercatat 122 peserta.

“Ini luar biasa, antusiasme kawan-kawan mulai terlihat jelang pelaksanaan reuni,” kata Agustinus ‘Tappe’ Hutabarat, alumni yang kini tinggal di Jakarta dan bekerja di perusahaan telekomunikasi. Tappe, begitu dia disapa adalah alumni Fakultas Teknik Unhas dan didapuk sebagai koordinator reuni.

Menurutnya, pelaksanaan reuni ke-30 tersebut akan berlangsung di Seminyak Bali, tepatnya di Hotel Kyriad.

“Bagi kawan-kawan yang belum sempat mendaftar, bisa hubungi panitia atau keluarga besar alumni Smansa 89 di grup Whatsapp atau grup FB di link: https://www.facebook.com/groups/87354816891/,” jelas Tappe.

Solidaritas alumni angkatan 89 Smansa Makassar sudah terbukti dan teruji sejak lama, mereka adalah salah satu angkatan di Smansa yang disebut sebagai ‘perintis’ reuni dan kerja-kerja sosial.

Di tahun 2009, mereka melaksanakan reuni pertama kali di Kota Makassar dan melakukan kerja bakti kesehatan dan outbound untuk menjaga solidaritas dan kerjasama.

Tahun 2014 mereka juga menggelar Reuni Perak di Malino dan juga disertai kegiatan-kegiatan sosial seperti penyuluhan kesehatan, penanaman pohon hingga bantuan kemanusiaan untuk korban kebakaran di Malino.

“Reuni selalu menghadirkan banyak pesan dan inspirasi. Bagi saya, saya merasa di antara senang dan sedih. Kenapa? Sebab tahun ini kita masih tetap tersenyum, tertawa sebagai teman, tapi kita juga tanpa sadar mulai kehilangan satu persatu teman, terakhir kemarin dr. Andi Melda,” kata Eky De Fretes, alumni Smansa 89.

“Semoga kita semakin kuat, makin dekat sebagai saudara,” ucap jebolan Fakultas Pertanian Unhas saat ditemui PerspektifMakassar.id, (9/9).

Penulis: K. Azis

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Bos CRC, Herman Heizer: Teluk Bone Masa Depan Indonesia

Ehime Toyota Motor Corporation Presentasi Di Japan Corner Unhas