in ,

Dermaga Marine Station Unhas Ambruk, Mahasiswa Jadi Korban

Suasana pasca insiden (dok: Humas Kelurahan Barrang Lompo/FB)

PERSPEKTIFMAKASSAR.ID – Hari ini, Sabtu, 14/9, dilaporkan adanya insiden mahasiswa terjatuh dari dermaga di Marine Station Unhas Pulau Barrang Lompo, Kota Makassar. Hal ini dikabarkan oleh akun Humas Kelurahan Barrang Lompo melalui akun FB-nya.

Dari akun itu, nampak perempuan yang dibaringkan dengan menggunakan wetsuit yang disebut korban kecelakaan karena dermaga yang ambruk. Dibagikan pula foto pemandangan memiriskan tentang dermaga Marine Station yang rusak.

Suasana dermaga yang ambruk (dok: Humas Kelurahan Barrang Lompo)

Humas Kelurahan Barrang Lompo pada akun social media mereka menuliskan: 

“Kondisi dermaga yang memang sudah nampak tua ini ambruk ketika beberapa mahasiswa yang melakukan praktek di Pulau Barrang Lompo melakukan aktivitas/berjalan di atasnya, sehingga membuat beberapa mahasiswa mengalami luka-luka, Sabtu(14/09/2019).”

“Kami menghimbau kepada warga setempat untuk tidak melakukan aktivitas (di sana) dan tetap berhati-hati,” demikian penjelasan mereka.

“Semoga tidak ada yang parah mahasiswanya kodong. Kalau kondisi dermaga memang sudah menprihatinkan, soalnya sejak dibangun pada tahun 1995 belum pernah diperbaiki,” kata Ridwan, salah seorang warga yang pernah tinggal di Barrang Lompo.

Dermaga marine station Unhas di tahun 90-an (dok: istimewa)

Marine Station Unhas di Pulau Barrang Lompo mulai dibangun di tahun 1990-an. Dermaga merupakan fasilitas yang banyak dimanfaatkan untuk kegiatan penyelaman seperti menyimpan tabung selam dan melakukan pemanasan sebelum olahraga laut.

Di tempat tersebut mahasiswa Ilmu Kelautan dan Perikanan kerap melakukan praktik atau riset kelautan, latihan selam dan kegiatan-kegiatan lapangan lainnya.

Tentang usia dermaga, berbeda dengan Ridwan, Dr Rijal Idrus, akademisi FIKP Unhas menyebut usianya sudah 27 tahun.

“Dermaga ini sudah lama dibangun, saya kira dibangun tahun 92, jadi sudah berusia 27 tahun. Info yang saya dapat, masyarakat Barrang Lompo sudah mengingatkan mahasiswa dan pengguna bahwa kayu dermaga makin rapuh,” tambah Dr Rijal Idrus, saat dihubungi PerspektifMakassar.id

Belum ada informasi tentang kondisi korban karena dermaga ambruk tersebut. Meski demikian, terkait dermaga marine station, jika sudah lawas dan makin rapuh, harusnya pihak Unhas bisa membaca sinyal lapangan ini untuk penggantian. Apalagi dananya banyak-ji. (*)

Editor: K. Azis

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

112 Dosen Universitas Hasanuddin Menolak Revisi UU KPK

Mahasiswa Garda Tipikor Unhas Gelar Aksi Penolakan Revisi UU KPK