in

Jumardi Lanta: Bang Hugua Mau Mendengar Aspirasi Orang Lain

Hugua (dok: istimewa)

PERSPEKTIFMAKASSAR.ID – Menarik mendengar cerita Jumardi Lanta, program manager pada Yayasan COMMIT, atau Community Initiative for Transformation yang berkantor pusat di Makassar.

Mardi, begitu sapaannya, mengaku senang mengetahui bahwa hari ini Ketua Dewan Pendiri Yayasan COMMIT, Ir Hugua dilantik sebagai anggota DPR-RI 2019-2024.

Kepada PerspektifMakassar.id, Mardi bercerita bagaimana jalan karir pria kelahiran Pulau Tomia, Wakatobi, Sultra itu.

“Bang Hugua begitu sapaan akrabnya sejak berkenalan awal tahun 2000 sebagai direktur Yayasan Sintesa meneruskan perjuangan kanda Ahmad Lasang yang meninggal karena sakit. Penampilan Bang Hugua saat diskusi dengan.aktivis NGO di Makassar selalu tampil visioner,” kenang Mardi.

“Suatu ketika ada momen diskusi yang difasilitasi oleh JICA, saya kebetulan satu kelompok dengan Pak Hugua, beliau.selalu menyampaikan gagasan yang visioner dimana peran-peran para pihak tidak boleh diabaikan,” katanya.

Saat itu, lanjut Mardi, masih kental mazhab di NGO yang berseberangan dengan pemerintah. Tapi Bang Hugua sudah menawarkan untuk aktif berkolaborasi dengan Pemerintah karena sumber daya juga ada di pemerintah.

“Jika perlu kita yang meraih posisi sebagai pengambil kebijakan di tubuh Pemerintah. Menjelang Pilkada 2004 di Wakatobi, saat transit di bandara lama Sultan Hasanuddin waktu itu, beliau selalu telpon, Bung Mardi ada waktu? Ayo ngobrol-ngobrol,” kenangnya.

“Kebetulan baru saja pilkada di Maros yang memenangkan H. Andi Najamuddin. Saat ngobrol dengan Bang Hugua, beliau minta  informasi tentang kemenangan H. Naja di Maros. Dalam hati saya, saya ini siapa? Tim sukses bukan? Pengurus partai juga bukan,” kata Mardi.

“Tapi saya menyampaikan informasi apa yang saya alami dan yang saya dengar, bahwa kemenangan H. Naja di Maros karena rajin silaturrahim,” lanjutnya.

“Saat itu pula, Bang Hugua minta saya buat kartu nama Hugua-Edy yang nantinya dibawa saat berkunjung ke desa karena Bang Hugua juga sudah resmi maju di Pilakada Wakatobi yang berpasangan dengan Kanda Ediarto,” kata Mardi yang juga alumni Arsitektur Unhas ini sama dengan Ediarto.

“Yang menjadi kesan mendalam bagi saya adalah Bang Hugua mau mendengar, mendengar pengalaman dan aspirasi orang lain. Mungkin itulah yang juga mengantar beliau berhasil dan sukses menakhodai Kabupaten Wakatobi menjadi kabupaten yang lebih maju selama dua periode,” tambahnya.

“Alhamdulillah, saat ini tugas dan tanggungjawabnya tidak lagi di level kabupaten, tetapi langsung lompat ke level nasional. Selamat buat Bang Hugua, sukses selalu bersama masyarakat,” tutupnya. (*)

Penulis: K. Azis

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Presiden ISTDA, M. Taufik ‘Boen’ Hizbul Haq: Penguatan SDM Jadi Prioritas Organisasi

Ir Abdul Halim: Pak Hugua Sukses Mendayagunakan Potensi Lokal