in

Syamsari Kitta: Bangun Kawasan Sejarah dan Budaya Takalar Agar Tumbuh UKM

Bupati Takalar Syamsari Kitta saat memberi paparan pada pelatihan pemandu warisan budaya (dok: istimewa)

PERSPEKTIFMAKASSAR.ID – Bupati Takalar, H. Syamsari Kitta menjadi narasumber pada Pelatihan Pemandu Wisata Warisan Budaya di Kawasan Wisata Pantai Galesong, Desa Sampulungang, Kecamatan Galesong Utara, (07/10). Kegiatan ini dilaksanakan oleh Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Takalar.

Kegiatan ini menurut Syamsari sebagai salah satu upaya untuk membangun sektor kebudayaan dan peninggalan sejarah di Takalar yang memang kaya potensi.

Terkait potensi kebudayaan tersebut, Bupati menyebut bahwa meski semua pihak tahu, semua paham bahwa Takalar punya potesi namun ternyata belum dirancang dengan baik.

“Kita kan sudah paham, semua sudah familiar, diketahui bersama, bahwa kita punya potensi wisata seperti di Galesong, ada armada angkatan laut, ada Benteng Sanrobone, termasuk yang sezaman dengan itu, ada budaya Cikoang,” jelasnya.

“Kemudian menyusul masa Belanda, di Takalar Lama ada obyek sampai bandara pendudukan Jepang,”tambahnya.

Dia lanjutkan bahwa Takalar punya peninggalan obyek wisata seperti bandara peninggalan Jepang di Bonto Parang, ada bekas jalur kereta api hingga jejak perjuangan perlawanan di Polongbangkeng. Hal yang dapat dikembangkan dan ditata dengan baik.

“Masalahnya, kita belum rancang baik-baik. Sehingga menjjadi kawasan wisata, sekarang apa adanya, tidak ada inovasi. Tidak ada perencanaan. Sebelum saya masuk, tidak ada perencanaan. Nah di 2018, kita sudah bikin master plan pengembangan budaya,” ucapnya lagi.

Syamsari menyebut telah berkoordinasi dengan Kementerian PUPR di Jakarta untuk membangun kawasan wisata sejarah dan kebudayaan Takalar ini sebagai pusat pertumbuhan usaha kecil dan menengah (UKM).

“Kalau itu jalan, UKM kita bisa tumbuh. Coba lihat Benteng Rotterdam, tidak pernah sepi. Apalagi sekarang lebih mudah untuk promosi karena ada social media, ada Facebook,” tutupnya. (*)

Penulils: Irfan

Editor: K. Azis

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Kewirausahaan, Cancer Awareness, Cooking Class Jadi ‘Menu’ Reuni Smansa 89 Makassar di Bali

Buzzer Menurut Menteri Rudiantara