in

Wabup Lutim: Usulan PKPM Harus Sesuai Persyaratan PT Vale Indonesia

Bupati Lutim, Irwan Bachri Syam (dok: Tribun Tmur)

PERSPEKTIFMAKASSAR.ID – Kesungguhan Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam mengawal fasilitasi pembangunan daerah Luwu Timur agar sejalan skema kerja CSR perusahaan disampaikan saat membuka kegiatan pembekalan pelaku program Pengembangan Kawasan Perdesaan Mandiri (PKPM).

Menurut Irwan, tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan pemahaman tentang program PKPM dan kebijakan internal PT. Vale Indonesia, mendorong koordinasi antar pelaku, memahami strategi fasilitasi pada setiap tahapan program PKPM serta menekankan pada perlunya tanggung jawab dalam pencapaian misi PKPM.

“Pembekalan diperlukan agar pelaku program memahami tugas dan fungsinya. Sehingga, pelaksanaan program nantinya bisa berjalan dengan baik dan bertanggungjawab sesuai tahapan mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga monitoring dan evaluasi program,” paparnya.

Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Matano, Desa Sorowako, Kecamatan Nuha, Selasa (08/10/2019).

Nampak hadir di acara tersebut Kabag Pemerintahan, Senfry Oktavianus, Direktur Eksternal Relations and Corporate Affairs PT. Vale Indonesia, Gunawardana, para Camat di wilayah pemberdayaan dan Tim Koordinasi Kabupaten PPM.

Hadir pula perwakilan Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD), Unit Pelaksana Teknis PKPM, pelaksana kegiatan PKPM, Pendamping Program PKPM dan Tim Sekretariat Kecamatan (TSK) PPM.

Pembekalan ini, menurut Irwan, sekaligus mengidentifikasi hambatan pada proses tahapan pelaksanaan program sehingga dapat dicarikan jalan keluar terbaik.

Dia juga menyampaikan harapannya ke PT Vale agar tetap berkomitmen untuk pembangunan Luwu Timur. Berharap agar kerjasama dengan PT Vale tetap sejalan pembangunan Lutim.

“Saya berharap agar PT. Vale Indonesia berkomitmen membiayai program yang telah diusulkan dan ditetapkan oleh masyarakat,” pesannya.

Irwan juga menghendaki agar ke depan, anggota tim PKPM dalam menyusun usulan sudah melengkapi atau sesuai persyaratan accounting PT.Vale.

Dia berharap agar sebelum masuk proposal pencairan sudah lengkap dengan proses percepatan serta disepakati bersama dalam forum.

Apa yang disampaikan oleh Wabup Lutim tersebut kemudian ditindaklanjuti dengan elaborasi proses PKPM oleh peserta pembekalan, baik untuk tahun 2018 maupun 2019.

Menurut rilis yang diterima PerspektifMakassarID, di antara peserta pertemuan yang datang dari anggota tim PKPM menyebutkan bahwa pengerjaan dana CSR tetap ditekankan agar mengadopsi proses transparansi.

Proses tersebut seperti pencatatan, bukti pengeluaran, pembukuan, berbasis anggaran serta mengadopsi keterbukaan informasi, kemudian berdasar transaksi jelas dan dilakukan secara fair.

Ada beberapa hal yang juga menjadi perhatian dan perlu penyertaan yaitu penyiapan lembar Pakta Integritas kode etik pelaku kegiatan, menghindari adanya konflik kepentingan, dan pernyataan anti korupsi.

Demikian pula aspek due diligence di antara pelaku program PKPM seperti tidak terlibat kasus korupsi, terorisme dan kriminal serta tidak menghambat program atau menganggu operasional PT.Vale. (DEN)

What do you think?

0 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Festival Taka Bonerate 2019: Jinato, Spot Wisata Memukau di Gugus Atol

Diasuh Unhas, Akreditasi 13 PT dan 20 Prodi Meningkat