in

Dua Bupati ‘Millenials’ Sulsel Jadi Pembicara di Program BEKAL United in Diversity

Bupati Takalar, Syamsari Kitta dan Bupati Selayar, Muh Basli Ali (dok: istimewa)

JAKARTA – Bupati Takalar Syamsari Kitta dan Bupati Selayar Muh Basli Ali akan jadi pembicara di Program BEKAL yang difasilitasi oleh organisasi United in Diversity (UID).

Organisasi tersebut mengusung tagline ‘Building Trust for Our Common Future’ dan merupakan organisasi prestisius yang kini dipimpin Mantan Menteri Perdagangan, Marie Elka Pangestu.

UID didirikan pada tahun 2003 dan diisi nama-nama beken seperti Ali Alatas, Frans Seda, Cherie Nursalim hingga Aristides Katoppo.

United In Diversity adalah organisasi yang memfasilitasi para pemimpin tiga pihak swasta, organisasi masyarakat sipil dan pemerintah untuk dapat mengkreasi dan menjalankan solusi berkelanjutan atas tantangan pembangunan kawasan atau daerah.

Undangan dari UID untuk Bupati Takalar dan Bupati Selayar dimaksudkan untuk berbagi pengalaman, perspektif dan capaian pembangunan daerahnya di Jakarta pada tanggal 5 Desember 2019.

Surat ditandatanganii oleh Ketua Yayasan Upaya Indonesia Damai, Marie Elka Pangestu, tertanggal 26 November 2019.

Perspektif Makassar menerima informasi tersebut dari anggota tim kerja United in Diversity, organisasi yang saat ini mendapat dukungan dari The David and Lucile Packard Foundation dalam menyelenggarakan Program BEKAL (Bersama Kelola Alam Adil Lestari) Pemimpin.

Selayar dan Takalar dipilih karena mempunyai karakter sumber daya alam yang unik, potensial dan sedang dipimpin Bupati yang dianggap muda, energik dan kerap disebut sebagai Bupati millenials.

Mereka akan bicara di depan praktisi dan calon pemimpin mewakili pemangku bisnis, organisasi masyarakat sipil dan pemerintah.

Temanya beragam seputar pengelolaan sumber daya alam agar peserta termotivasi melakukan transformasi secara sistemik, secara berkelanjutan, berkeadilan dan berbasis kearifan lokal di daerah masing-masing.

Ada 58 peserta yang ikut dalam program ini dan berasal dari 19 provinsi di Indonesia. Bupati Syamsari dan Basli Ali akan presentasi di depan peserta program berbeasiswa yang berdurasi 5 bulan sejak Juli hingga Desember 2019 tersebut.

BEKAL Pemimpin bertujuan menumbuhkan jejaring pemimpin muda di bidang lingkungan yang mampu menggerakkan transformasi sosial menuju pengelolaan sumber daya alam Indonesia yang berkeadilan, berkelanjutan, dan berkearifan lokal.

Secara spesifik beberapa tema yang akan dielaborasi berkaitan potensi sumber daya alam kelautan dan perikanan, kehutanan, sustainable financing, pertanian, eco-tourism, dan lain sebagainya.

Dipilihnya kedua Bupati asal Sulsel tersebut salah satu pertimbangannya karena selain masih relatif muda juga karena mempunyai pemihakan yang kuat pada transformasi pembangunan daerah berkategori pesisir dengan potensi sumber daya alam yang sangat besar.

Terkait sesi program BEKAL, sejak Juli 2019, disiapkan enam pertemuan tatap muka yang diselingi pembelajaran mandiri di konteks pribadi maupun institusional masing-masing peserta.

Selain itu ada pula laboratorium kolaborasi untuk mengatasi tantangan riil pengelolaan sumber daya alam bersama para pemangku kepentingan terkait, salah satunya dengan kedua Kepala Daerah ini.

Salamakki, dua! (*)

Penulis: K. Azis

What do you think?

-1 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0

Comments

0 comments

Pak Presiden, Jangan Kemaruk di Lautan

414 Tahun Cedaya: Cahaya Harapan nan Tak Kunjung Padam